Hubungan Family Support System, Lamanya Pengobatan, Karakteristik Responden dengan Tingkat Stres pada Pasien Kanker yang Menjalani Kemoterapi

The Relationship Between Family Support System, Duration of Treatment, and Respondent Characteristics with Stress Levels in Cancer Patients Undergoing Chemotherapy

Authors

  • Wahyu Dati Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Indonesia Maju
  • Sancka Stella G. Sihura Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Indonesia Maju
  • Lannasari Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Indonesia Maju

DOI:

https://doi.org/10.53801/jnep.v6i1.567

Keywords:

Family Support System, Lamanya Pengobatan, Karakteristik, Tingkat Stres, Kanker

Abstract

Latar belakang: Kanker merupakan penyakit yang sering berkembang tanpa gejala awal dan dapat menyebabkan kematian. Pasien kanker tidak hanya menghadapi ancaman terhadap kelangsungan hidup, tetapi juga penderitaan fisik dan psikologis yang berkepanjangan, seperti penolakan, kecemasan, stres, dan depresi.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara family support system, lamanya pengobatan, dan karakteristik responden dengan tingkat stres pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RS Mandaya Royal Puri.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RS Mandaya Royal Puri Tangerang dengan rata-rata 120 pasien per bulan. Sampel penelitian berjumlah 92 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank.

Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa family support system (p=0,000), lamanya pengobatan (p=0,000), stadium kanker (p=0,000), total kemoterapi (p=0,001), dan lama terdiagnosis (p=0,000) ada hubungan dengan Tingkat stres. Sementara itu, jenis kelamin (p=0,343), usia (p=0,209), dan status perkawinan (p=0,824) tidak ada hubungan dengan tingkatstres.

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara family support system, lamanyapengobatan, stadium kanker, dan total kemoterapi dengan tingkat stres pasien kanker. Rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan pelayanan holistik dengan memperhatikan aspek psikologisserta melibatkan keluarga dalam proses perawatan untuk membantu menurunkan tingkat strespasien selama menjalani kemoterapi.

Downloads

Published

2026-10-29