Peningkatan Kepatuhan Kebersihan Tangan Menggunakan Metode Plan-Do-Study-Act: Proyek Peningkatan Kualitas untuk Meningkatkan Kepatuhan Kebersihan Tangan
DOI:
https://doi.org/10.53801/jnep.v4i4.482Keywords:
kebersihan tangan, siklus PDSA, layanan kesehatanAbstract
Introduction: Healthcare Associated Infections (HAI) menyebabkan peningkatan lama rawat, kecacatan, resistansi antimikroba, beban biaya kesehatan, dan mortalitas. Salah satu intervensi paling efektif adalah kebersihan tangan, namun kepatuhannya masih rendah dan belum mencapai standar WHO maupun Indikator Nasional Mutu (≥85%).
Tujuan: Penelitian Quality Improvement (QI) ini bertujuan meningkatkan kepatuhan kebersihan tangan tenaga kesehatan di Mayapada Hospital Tangerang dengan target ≥85% dalam 12 bulan.
Method: Studi QI prospektif kuasi-eksperimental (pra–pasca intervensi) dilakukan menggunakan empat siklus Plan–Do–Study–Act (PDSA). Observasi dilakukan pada tenaga kesehatan di unit pelayanan menggunakan formulir WHO yang diadaptasi dalam Google Form. Setiap sesi berlangsung 20 menit, mencatat seluruh peluang dan tindakan kebersihan tangan. Primary outcome adalah tingkat kepatuhan kebersihan tangan berdasarkan standar WHO.
Result: Pada pra-intervensi, 70 peluang diamati dengan kepatuhan 47,14%. Analisis akar masalah menggunakan diagram tulang ikan mengidentifikasi tiga penyebab utama: kurangnya pemahaman 5 Moments of Hand Hygiene, tidak adanya pemantauan konsisten oleh IPCN, serta tidak adanya simulasi langsung di unit pelayanan. Empat siklus PDSA diterapkan selama ±12 bulan. Pada fase pasca-intervensi, 170 peluang diamati dengan peningkatan kepatuhan menjadi 87,20%, meningkat sebesar 40,06 poin persentase. Peningkatan terjadi pada seluruh kategori tenaga kesehatan dan divisualisasikan menggunakan run chart serta boxplot.
Conclusion: Edukasi tenaga kesehatan, monitoring dan supervisi IPCN, serta simulasi langsung 5 Moments Hand Hygiene terbukti efektif meningkatkan kepatuhan kebersihan tangan di rumah sakit. Keterlibatan kepala unit berperan penting dalam mempertahankan kepatuhan. Intervensi keberlanjutan seperti penghargaan individual dan pelibatan staf dalam tujuan bersama direkomendasikan untuk memperkuat budaya keselamatan pasien.
Keyword: kebersihan tangan; siklus PDSA; layanan kesehatan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Verawaty Sitohang, Angela Yosica, Helen Kristin Tarigan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












